Langkah-Langkah Cara Melakukan Pengecatan Epoxy Secara Profesional

Cara pengecatan epoxy lantai yang dianggap mudah sering kali membuat sebagian orang berinisiatif untuk melakukan prosedur pengecatan sendiri. Faktanya, prosedur pengecatan epoxy ini cukup tricky dan harus dilakukan oleh profesional.

Pasalnya, prosedur pengecatan epoxy lantai yang tidak benar dapat berakibat pada kerusakan lantai dan daya tahan lapisan cat yang sangat rendah.

Oleh sebab itu, langkah terbaik yang bisa Anda ambil untuk menjaga aset properti industri Anda adalah dengan menyerahkan pekerjaan tersebut pada jasa epoxy lantai profesional dan berpengalaman.

Nah, sebelum memutuskan untuk mencari jasa epoxy lantai terbaik, tidak ada salahnya bagi Anda untuk mengetahui langkah-langkah pengecatan epoxy lantai sebagai gambaran umum.

Urutan Cara Pengecatan Epoxy Lantai yang Benar

Dalam melaksanakan tugasnya, jasa epoxy lantai akan melakukan beberapa tahapan hingga mendapatkan lantai epoxy yang sempurna. Dan berikut ini langkah-langkah cara pengecatan epoxy lantai yang akan dilakukan oleh jasa profesional.

1. Pengecekan dan Persiapan Permukaan Lantai

Meski pengecekan kondisi lantai umumnya sudah dilakukan saat proses survei lokasi. Namun sebelum pengaplikasian, kontraktor epoxy akan kembali melakukan pengecekan lantai guna memastikan lantai siap mendapat lapisan epoxy.

Jika didapatkan retakan, lubang atau permukaan yang kurang rata, selanjutnya akan dilakukan metode diamond grinding atau pengamplasan. Metode ini sangat tepat dalam mempersiapkan substrat guna memastikan adhesi antara produk epoxy serta substrat.

2. Membersihkan Lantai

Apabila permukaan lantai sudah rata sempurna, proses selanjutnya yaitu membersihkan lantai menggunakan sapu ataupun vakum industry.

Pastikan permukaan lantai benar-benar bebas dari partikel kecil seperti debu atau residu yang menempel di area lantai.

Pasalnya, partikel debu yang tidak dibersihkan secara sempurna dapat mempengaruhi adhesi cat epoxy. Alhasil, fungsi dari lapisan cat epoxy tidak bisa Anda dapatkan secara maksimal.

Selain itu, pengecekan permukaan lantai dari kontaminasi minyak juga akan dilakukan secara detail, termasuk pada bagian-bagian yang tertutup benda lain.

3. Priming and Filling

Setelah mempersiapkan permukaan lantai, kini Anda akan masuk ke tahap inti dari proses pengecatan epoxy lantai, yaitu aplikasi primer epoxy.

Mengapa tahap ini masuk dalam proses inti pengecatan epoxy? Pasalnya, aplikasi primer epoxy bersifat wajib dan tidak boleh Anda lewatkan. Tujuannya yaitu untuk memberikan ketahanan yang lebih baik, serta meningkatkan adhesi epoxy ke substrat.

Selain itu, primer epoxy juga berperan untuk meminimalisir risiko penggelembungan cat epoxy akibat kesalahan teknik pengerjaan.

Satu lagi manfaat dari proses priming and filling, yakni untuk meminimalisir penggunaan produk epoxy yang digunakan. Artinya, penambahan lapisan primer epoxy ini justru dapat mengurangi anggaran biaya yang Anda butuhkan.

Nah, dalam proses aplikasi primer epoxy, sebaiknya buat sirkulasi udara di dalam ruangan semaksimal mungkin, sehingga lapisan cat akan cepat kering.

4. Priming pada Permukaan yang Tidak Rata

Tahap priming belum selesai sampai di situ. Anda bisa mengecek kembali apakah permukaan lantai sudah benar-benar rata atau belum.

Jika ditemukan permukaan yang tidak rata atau lubang, maka Anda bisa mengisi celah tersebut menggunakan epoxy grout. Sementara untuk retakan pada permukaan lantai bisa diatasi dengan memotong bagian lantai tersebut terlebih dahulu lalu ditambal menggunakan epoxy grout.

5. Persiapan Material Epoxy

Dalam hal ini, Anda perlu memastikan takaran campuran cat epoxy sudah tepat. Di mana takaran cat epoxy biasanya dibuat berdasarkan kebutuhan lantai bangunan.

Misalnya lantai industri yang sering digunakan untuk lalu lalang kendaraan berat maka membutuhkan lapisan minimal 1000 micron. Sedangkan lantai industri yang hanya digunakan untuk aktivitas manusia maka cukup menggunakan lapisan 500 micron.

Nah, pencampuran material epoxy ini sebaiknya dilakukan sesaat sebelum diaplikasikan pada permukaan lantai. Mengingat sebagian besar cat epoxy memiliki umur pot tidak lebih dari 40 menit. Sehingga proses pencampuran pun sebaiknya dilakukan secara bertahan, terlebih jika material yang digunakan banyak.

Kontraktor epoxy lantai biasanya akan menggunakan mixer listrik untuk mencampurkan semua bahan epoxy. Aduk selama 2 menit dan selanjutnya material cat bisa diaplikasikan pada lantai beton.

6. Aplikasi Epoxy Lantai

Masuk ke langkah paling penting, yaitu pengaplikasian epoxy lantai.

Setelah mendapatkan takaran cat epoxy yang sesuai kebutuhan, kontraktor epoxy akan langsung mengaplikasikannya pada permukaan lantai.

Cara pengecatan epoxy lantai ini bisa menggunakan rol atau alat lain. Dan sama seperti pengecatan tembok, aplikasi cat epoxy pun dilakukan hingga beberapa lapisan hingga mendapatkan hasil yang diinginkan.

Untuk lapisan pertama, cat epoxy harus dipastikan benar-benar kering sebelum ditambah lapisan kedua. Hal ini bertujuan agar kekuatan lantai terjamin, serta permukaannya tampak lebih halus.

7. Finishing

Terakhir yaitu finishing untuk memastikan cat epoxy sudah melapisi permukaan lantai secara sempurna dan tidak ada celah yang terlihat.

Dengan mengikuti tahapan di atas secara runtut, lantai epoxy akan memiliki ketahanan yang baik serta tampilan lebih estetik.

Tips Dalam Pengecatan Cat Epoxy Lantai

Selain mengikuti 7 cara pengecatan epoxy lantai di atas secara runtut, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan dengan baik untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

Berikut ini tips dalam pengecatan cat epoxy lantai:

  • Umur lantai beton yang akan dilapisi cat epoxy minimal 28 hari serta memiliki tingkat kelembapan hingga 80% RH.
  • Lantai beton sudah mampu menahan beban dengan minimal 225kg/cm persegi, serta tidak mengalami penurunan sama sekali ketika ditimpa beban.
  • Lantai sudah dipastikan rata dan memiliki ketinggian tertentu yang dapat diukur menggunakan alat.
  • Pastikan lantai terbebas dari kotoran, baik residu debu maupun kotoran cair seperti oli, minyak atau pasta. Anda bisa menggunakan cairan sabun dan air (dengan bahan aktif lembut) untuk membersihkan permukaan lantai yang terkontaminasi kotoran tersebut.
  • Diamkan lantai selama 2 hari setelah melalui tahap persiapan awal, baru setelahnya dapat diaplikasikan cat epoxy.
  • Jika lantai beton berada di atas tanah, sebaiknya buat lapisan water vapour barrierterlebih dahulu guna menghalangi uap air dari tanah.
  • Kendaraan berat seperti gerook, handpallet serta jenis kendaraan serupa baru diperbolehkan melewati lantai epoxy minimal setelah 7 hari pengecatan.
  • Hasil akhir dari pengecatan cat epoxy harus halus, tidak bergelombang serta tidak kasar yang menandakan cara pengecatan epoxy lantai dilakukan dengan tepat.
  • Dalam proses aplikasi cat epoxy, setiap tenaga kerja yang bertugas dilarang merokok.
  • Peralatan yang digunakan memadai.
Jika semua tips di atas Anda perhatikan dengan seksama, maka hasil yang didapatkan pun akan sesuai harapan.

PT Megatama Cipta Karya Siap Membantu Anda Dalam Pengerjaan Epoxy Lantai Secara Maksimal

Guna mendapatkan hasil yang sempurna dan sesuai ekspektasi, menyerahkan pekerjaan epoxy lantai pada ahlinya adalah pilihan yang terbaik.

Dalam hal ini Anda bisa mempercayakan PT Megatama Cipta Karya yang sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun di bidang epoxy lantai. Selain berbekal pengalaman lebih dari satu dekade, kami juga selalu berkomitmen untuk memberikan kualitas terbaik melalui produk dan tenaga kerja yang professional.

Perihal harga, kami siap memberikan penawaran terbaik bagi Anda. Hubungi CS kami melalui WhatsApp atau telepon untuk mendapatkan harga yang Anda inginkan ya!

At vero eos et accusamus et iusto odio digni goikussimos ducimus qui to bonfo blanditiis praese. Ntium voluum deleniti atque.

Melbourne, Australia
(Sat - Thursday)
(10am - 05 pm)